Desil Naik ke 10, Penjual Gorengan Tak Dapat Bansos
KOMPAS.TV - Desil Tak Sesuai: Warga Miskin Terdata Mampu? Perubahan sistem pengelompokan tingkat kesejahteraan atau desil membuat sejumlah warga kebingungan. Warga yang sebelumnya masuk desil 5 ke bawah, tiba-tiba tercatat di desil 6 ke atas sehingga dianggap masuk kelompok masyarakat yang lebih mampu dan berpotensi kehilangan akses bantuan sosial. Perubahan tersebut juga berdampak pada akses pendidikan. Sejumlah keluarga khawatir anak mereka tidak lagi mendapatkan bantuan atau beasiswa karena status desil kesejahteraan yang berubah. Salah satunya dialami Siti Khodijah, pedagang gorengan keliling di kawasan Balai Kota Solo. Selama ini, ia menerima bantuan pemerintah berupa sembako, bantuan lansia, dan uang. Namun, bantuan tersebut terancam hilang setelah status desil kesejahteraannya berubah. Hal serupa dialami Mbah Welas yang sebelumnya tercatat dalam desil 3, tetapi kini masuk desil 10. Perubahan itu berpotensi memutus akses keluarganya terhadap sejumlah program bantuan sosial, termasuk beasiswa pendidikan anaknya. Menanggapi keluhan warga, BPS bersama pemerintah daerah melakukan pemutakhiran data. Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kulon Progo menyebut, berdasarkan informasi terbaru dari BPS, status Timbul telah masuk kategori desil 1 hingga 5. Namun, data pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional atau DTSEN masih menunjukkan desil 9 karena pembaruan data dilakukan setiap tiga bulan. #desil #bansos #bantuanpemerintah #dtsen #bps #kesejahteraanSahabat Kompas TV Jawa Tengah! Jangan lupa like, comment, dan subscribe channel YouTube Kompas TV Jawa Tengah, juga aktifkan lonceng notifikasi agar tidak ketinggalan update mengenai isu-isu terkini di Indonesia. Jangan lewatkan live streaming Kompas TV 24 jam non stop di https://www.kompas.tv/live.

Sehari Menjadi Pengolah Puluhan Sayur Prasmanan

SINABUNG MELETUS! Abu Vulkanik Membubung 3.500 Meter, Warga Diminta Waspada | Sindo Sore | 01/09

FACT CHECK - Tukang Becak Masuk Desil 9 BPS Bongkar Penyebab Salah Data

The Death of a Pejompongan Resident on August 27th: Was There an Organized Group?

WENDI & ANDHIKA BELUM BISA ATUR UANG?! LIGWINA KASIH SOLUSI! - NGOBROL DI WA EPS.69
![[FULL] DI BALIK DEMO AGUSTUS 2026 | Rakyat Bersuara 1/9](https://i.ytimg.com/vi/RymV6p2BbLA/hqdefault.jpg?sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLCfqvLgUvZr1PDQUwoq1XLADU77gQ&usqp=CCY)
[FULL] DI BALIK DEMO AGUSTUS 2026 | Rakyat Bersuara 1/9

Tabungan Habis Terbitlah Cicilan, Warga RI Kini Terjepit Fenomena 'Makan Utang' | OneNews Update

Kupas Tuntas Intermittent Fasting

10 Forest and Land Fire Suspects Arrested for Burning Over 17 Hectares

Kabinet Bayangan Bongkar Masalah Ekonomi Indonesia Dari Pajak Sampai Lapangan Kerja

Rudal & Pertahanan Udara AS Ludes! Sharky Bedah Strategi Iran Kuras Habis Stok Rudal AS |Sindo Prime

Baru Diresmikan Langsung Anjlok! Kapasitas Jadi Sorotan, Bupati: Tidak Diberi Tahu Kapasitas Orang

MAHFUD MD BICARA “SEBELUM 2029”, VIDEO BUDI ARIE–JOKOWI HINGGA RUU PERAMPASAN ASET

MAHFUD MD: NU TIDAK BERPOLITIK, ARTINYA APA?

🔴 Business Owners on Edge: 1000T Investment, and Fears of Mass Layoffs | #IntrigueRK

Zaenur Rohman Highlights Asset Forfeiture Bill: It’s Useless if It Lacks Quality

Something Is Wrong With Indonesian Economy | Dark Side of Indonesia’s Economic Boom | The Blueprint

BONGKAR MITOS MATA YANG MASIH DIPERCAYA JUTAAN ORANG! - Iso-Late Show #isolateshow

ABC World News Tonight with David Muir Full Broadcast - Sept. 1, 2026

Rekening Aktivis Diblokir, Muncul Fenomena Nasabah Ramai-ramai Tarik Dana Massal | OneNews Update
![[LIVE] Harap-harap Cemas RUU Perampasan Aset | SUARA NUSANTARA](https://i.ytimg.com/vi/n5YJVCWqFeQ/hqdefault.jpg?v=6a97d651&sqp=-oaymwEnCNACELwBSFryq4qpAxkIARUAAAAAGAElAADIQj0AgKJDeAG4AvMY&rs=AOn4CLCrzV6f_EoEANjwWJYBxVyp4rbXTA&usqp=CCY)
[LIVE] Harap-harap Cemas RUU Perampasan Aset | SUARA NUSANTARA
