Indonesia Dukung Perubahan Komposisi Dewan Keamanan PBB Mencerminkan Kondisi Global | NTV MORNING
https://nusantaratv.com/ - Indonesia Dukung Perubahan Komposisi Dewan Keamanan PBB Mencerminkan Kondisi Global | NTV MORNING Isu reformasi Dewan Keamanan PBB dan hak veto yang hanya dimiliki lima negara anggota kembali diangkat dalam sidang Majelis Umum PBB tahun ini. Banyak negara menilai komposisi Dewan Keamanan tidak mencerminkan kondisi dunia saat ini, terutama dengan peningkatan jumlah anggota PBB menjadi 193. Indonesia mendukung reformasi agar Dewan Keamanan lebih mencerminkan situasi global terkini. Negara-negara yang sering diusulkan sebagai anggota tetap baru termasuk Jepang, Jerman, dan India. Duta Besar AS untuk PBB, Linda Thomas-Greenfield, menyatakan dukungan untuk memperluas keanggotaan tetap, tetapi menegaskan bahwa anggota baru tidak akan diberikan hak veto. Perubahan signifikan terakhir pada Dewan Keamanan terjadi pada 1965, dan banyak yang berharap reformasi dapat segera terwujud. GJRNTV - Saksikan Nusantara TV di Jakarta 43 UHF | Lampung 42 UHF | Denpasar 39 UHF | Medan 28 UHF | Batam 48 UHF | Bandung 35 UHF | Yogyakarta 29 UHF | Banjarmasin 45 UHF | Makassar 34 UHF | Surabaya 38 UHF | Semarang 36 UHF | Garut 28 UHF | Cirebon 32 UHF | Sukabumi 32 UHF | Purwakarta 36 UHF | Cianjur Kota 27 UHF | Sumedang 39 UHF | Tegal 35 UHF | Jepara 49 UHF | Banyumas 34 UHF | Malang 34 UHF | Jember & Bondowoso 46 UHF | Banyuwangi 34 UHF | Kediri 36 UHF | Satelit Telkomsat 3720 Mhz | vidio.com | Indihome channel 128 | USeeTV | My Republic | nusantaratv.com/live | Platform Appstore & Playstore Saksikan live streaming Nusantara TV hanya di https://nusantaratv.com/live Dan follow akun media sosial Nusantara TV untuk mendapatkan beragam informasi terkini: Facebook: / nusantaratv Instagram: / officialnusantaratv Tiktok: / nusantaratvofficial X: https://x.com/officialntv_ Website: https://nusantaratv.com/

Hak Veto DK PBB untuk Kesalamatan Siapa?

RUU Perampasan Aset Segera? Bakom RI: Presiden Sudah Resah, Beliau Ingin Membuat Koruptor Kapok

Kelakar Menkeu Purbaya Ingin Minta Traktir Destry Usai Sah Jadi Gubernur BI | NTV

Sidang Majelis Umum PBB: Palestina Dapat Kursi, Pidato Biden Ditentang, Indonesia Bersuara

SINABUNG MELETUS! Abu Vulkanik Membubung 3.500 Meter, Warga Diminta Waspada | Sindo Sore | 01/09

Terbongkar Misteri di Balik Skenario Rusuh Demo 27 Agustus. Ada Apa Dengan Kawan Pati? | #SPEAKUP

BANGLADESH MAKIN KAYA, Tapi Malah Bahaya & Beresiko! Akan Melampaui India? | Learning By Googling

18 Tahun Mandek, RUU Perampasan Aset Akhirnya Meledak! Juniver: Masyarakat Tentu Marah | NTV

Gaza di Ambang Kehancuran, Sekjen PBB Surati Dewan Keamanan | AKIP tvOne

AS Keluar dari UNESCO, China: Tak Pantas Dilakukan Negara Besar

Publik Tuntut RUU Perampasan Aset, Feri Amsari: Kok Disahkan Segera Tapi Kita Gak Tahu Isinya? | NTV

AS Dukung Perluasan Keanggotaan Dewan Keamanan PBB

Presiden RI Kunjungi Rusia: Kenang Bantuan Uni Soviet dan Perkuat Kerja Sama

TERUNGKAP! Jokowi Tolak Wacana Pemilu Dipercepat, Budi Arie Beber Alasannya | Rakyat Bersuara

Massa Terobos Barikade Aparat! Demo Karhutla Kalteng Memanas di Depan Kantor Gubernur

🔴 Business Owners on Edge: 1000T Investment, and Fears of Mass Layoffs | #IntrigueRK

Why Garuda Indonesia Is The PROBLEM Child Of Asian Aviation

Retaliating Against Iran, US Suffers Heavy Losses | tvOne

Ini yang akan Dilakukan RI Selama Memimpin Dewan Keamanan PBB
